Apresiasi Negara Untuk Zohri dan Atlet Berprestasi di Asian Games

Melihat banyak atlit berprestasi di Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengganjar Lalu Muhammad Zohri dengan beasiswa unggulan. Dengan beasiswa tersebut, juara dunia lari 100 meter U-20 itu tak perlu memikirkan biaya pendidikan sampai selesai kuliah nanti.Begitu pula rekan-rekan Zohri sesama pelajar yang juga tampil di Asian Games, tak perlu khawatir. Kementerian yang dipimpin Muhadjir Effendy itu juga sudah menyiapkan penghargaan untuk mereka. Baik berupa beasiswa maupun kemudahan mengikuti ujian.

“Kemarin saya urus atlet berkuda yang ikut Asian Games,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kemendikbud Ari Santoso di Jakarta kemarin (16/8).

Saat ujian 18 Mei lalu, terang Ari, si atlet tidak bisa ikut. Lalu, ujian dijadwalkan lagi, tapi atlet tersebut belum bisa ikut juga. “Kami tanya aja kapan bisa ujian dan mau di mana?” kata Ari.

Tak cuma buat para siswa yang tampil di Asian Games, Kemendikbud juga akan memberikan apresiasi kepada para pelajar yang punya prestasi olahraga tapi tak ikut terjun di ajang empat tahunan tersebut. Caranya, mengusahakan mereka bisa ikut menonton cabang olahraga yang disukai. “Agar mereka memiliki pandangan terhadap bidang kecabangan yang diminati.”

Dukungan juga ditunjukkan oleh Kemenkes. Menkes Nila Farid Moeloek beberapa kali menilik kesiapan panitia kesehatan Asian Games. Misalnya, Rabu lalu (15/8) Nila mendatangi medical center di wisma atlet.

Berdasar hasil evaluasinya, kondisi pusat medis sudah cukup baik. Di tempat itu tersedia IGD 24 jam serta layanan spesialis penyakit dalam, ortopedi, emergency medicine, dan mata. “Di Stadion Gelora Bung Karno terdapat satu medical center dan 79 medical station di setiap venue pertandingan.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here