Anggota Persija Tewas Proses Otopsi Lamban

Kembali Anggota Persija tewas usai Nobar dan hingga saat ini proses otopsi kepolisian dinilai lamban,  korban SR (23) diketahui usai menonton pertandingan persija di kebayoran lama Bintaro piala AFC pada 24 april dan diduga usai cekcok dengan pacar korban di jalan tanah kusir 2 dan kemudian dibawa ke RS Dr Suyoto Bintaro hingga diketahui korban tewas, dan korban dimakamkan di TPU Tegal Alur namun hingga saat ini belum di otopsi oleh pihak kepolisian Resort Jakarta Selatan, lambannya otopsi dan pelaku juga belum ditangkap, sementara pihak Persija hingga saat ini tidak bisa memberikan keterangan

Foto inset korban (dok Istimewa)

Menurut Dennis Wibowo SH dan Ahmad Rohimin SH selaku kuasa hukum korban sangat menyesali lambannya proses penyelidikan hingga otopsi yang belum ditanganin dan juga tidak ada pertanggung jawaban dari Persija karena korban aktif dalam kegiatan Persija “pihak polisi sangat lamban menangani penyelidikan pembunuhan ini seharusnya pelaku sudah ditangkap karena dugaan penganiayaan berat atau pembunuhan pasal 351 dan atau 338 KUHP Pidana tentang pembunuhan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, dan pihak Persija juga harus bertanggung jawab terhadap anggota aktifnya yang aktif hingga terbunuh”ujar kuasa hukum korban.

Laporan LP korban (dok Istimewa)

Diakui kuasa hukum korban menilai lambannya proses penyelidikan dikhawatirkan menjadi lamban karena kurang alat bukti karena jenazah lamban diotopsi.

Dari keterangan kakak korban Tusilawati, meninggalnya korban sangat disesali karena belum terbongkar dan harapan keluarga agar banyak pihak terkait bisa mengungkap, bahkan sudah 2 bulan lebih kasus ini belum tersingkap.

Inset kakak korban (tengah) bersama kuasa hukum

Pihak Persija DKI Jakarta hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan, dan pihak kepolisian bahkan belum melakukan otopsi

Korban tinggal di Jalan timbul jaya, Kampung duri, kelurahan Duri Kosambi Cengkareng jakarta barat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here