Anak Pengupas Kopra Wakili RI di Ajang Sains di Amerika

Putri Uswatun Hasanah senang bisa menjuarai ajang perlombaan sains yang diselenggarakan LIPI dan bisa mewakili Indonesia di International Science and Engineering Fair (ISEF) di Amerika Serikat.

Putri mengaku, penelitian berjudul Limbah Sagu Termodifikasi terinspirasi dari banyaknya limbah sagu tak termanfaatkan di desanya di Pagelaran, Malingping. Dari situ, ia memodifikasi limbah sagu untuk pakan ikan.

Ia dan rekannya, Widya Wardiatul Aini, kemudian mengolah limbah ini dengan campuran tepung ikan sampai ke dedak. Ternyata, penelitian ini menjadi juara 1 dan dipamerkan di Indonesia Science Expo di ICE BSD Tangerang.”Ada pabrik pengolahan tepung sagu, limbahnya belum termanfaatkan, kita berusaha bagaimana ampas hasil pengolahannya bisa dimanfaatkan. Dilombakan, dan menang,” kata Putri kepada detikcom, Lebak, Banten, Sabtu (7/3/2020).

Meski tak memiliki biaya untuk mewakili Indonesia di ajang sains di Amerika, Putri sendiri masih percaya dirinya bisa berangkat. Ia menyerahkan persoalan ini kepada pihak sekolah dan pembimbing tim sains. Ia yakin pasti ada jalan agar karyanya bisa dipamerkan.

“Kalau untuk biaya pihak sekolah, Insya Allah ada, dan ada yang mau membantu. Putri fokus ke persyaratan,” ujar siswi jurusan IPA di SMA Negeri 1 Malingping ini.

Meski dari kampung, Putri sendiri berharap bisa membanggakan orang tua dan sekolah. Karyanya ini ingin dia persembahkan untuk orang tuanya yang berprofesi sebagai buruh pengupas kopra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here