Anak Kurang Beruntung Wakili Indonesia di Ajang Sepak Bola di Bulgaria

Tim Indonesia yang terdiri anak-anak kurang mampu yang terdiri dari 8 orang anak-anak berumur 15 tahun dari komunitas Rumah Cemara.  Mereka merupakan anak-anak yang lolos seleksi yang dilakukan terhadap anak-anak yang hidup dalam kemiskinan dan yang kurang bernasib baik. Pada partisipasi pertama tim Indonesia di ajang ini, mereka sudah menampilkan performa terbaik meskipun tidak bisa sampai ke perempat final.

Dilansir KBRI Sofia, Duta besar Indonesia di Sofia, Sri Astari Rasjid, menghadiri pembukaan SATUC World Cup Football Championship yang diadakan Minggu (12/8),​ di Boyana National Football Base, Sofia, Bulgaria. SATUC World Cup merupakan pertandingan sepak bola Internasional untuk anak-anak pengungsi, yatim piatu dan kurang beruntung yang diadakan setiap tahun oleh SATUC, sebuah organisasi non-profit berbasis di Mesir yang dipelopori oleh Putri Kerajaan Qatar, Shaika Al-Thani. Pada kejuaraan tahun ini, SATUC bekerja sama dengan Bulgarian Football Union.Kedatangan Duta besar juga bertujuan untuk memberikan dukungan kepada tim Indonesia yang diwakili oleh komunitas Rumah Cemara selama mereka berlaga di Bulgaria. Tim KBRI juga memberi dukungan di hari pertandingan selanjutnya. Dalam ajang SATUC tersebut, Indonesia berkompetisi dengan wakil negara lainnya yaitu Bulgaria, Mesir, Bosnia Herzegovina, Iraq, Yaman, Kamboja, Kamerun, Cote d’ Ivoire, Liberia, Moroko, Meksiko, Nigeria, Palestina, Peru dan Suriah.

Menurut Manager tim, Indra Simorangkir, tujuan utama mereka berpartisipasi adalah untuk memberikan pengalaman berharga kepada anak-anak dan menumbuhkan semangat juang mereka untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti slogan Rumah Cemara sendiri “Increasing Life Quality”.  Rumah Cemara juga aktif berpartisipasi dalam ajang sepak bola internasional lain seperti Homeless World Cup dan telah menjadikan sepak bola sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak jalanan, penyandu, kurang beruntung, dan anak-anak penderita AIDS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here