Ada Orang Indonesia di Ajang Origami Dunia

Pada 22—23 Agustus 2020 yang lalu, diselenggarakan ajang Origami Maraton Dunia (Origami World Marathon) selama 48 jam tanpa henti, diisi oleh 48 desainer origami papan atas dunia, termasuk di antaranya Robert J. Lang, Gen Hagiwara, dan Fumiaki Kawahata. Para desainer origami ini mengajarkan model origami desainnya masing-masing kepada peserta dari seluruh dunia secara daring melalui Zoom.

Dari 48 desainer origami tersebut, ternyata ada seorang guru SMP asal Indonesia, yakni Usman Rosyidhi. Usman adalah guru di salah satu SMP di Denpasar Bali, yang juga menekuni seni melipat kertas atau origami.

Model yang didesain dan kemudian diajarkan oleh Usman Rosyidhi pada acara OWM

Usman mulai merancang bentuk-bentuk baru origami pada tahun 2016. Kebanyakan dari karyanya adalah origami modular, yaitu origami yang dibentuk dari banyak modul yang sama menjadi suatu bentuk yang cantik, seperti kusudama atau origami mandala.

Origami ini tidak hanya diperuntukkan untuk anak-anak saja, tapi juga untuk orang dewasa seiring dengan meningkatnya kerumitan rancangannya.

Perkembangan origami di Indonesia sendiri sudah mulai tampak belakangan ini, dengan banyaknya pelatihan-pelatihan origami di berbagai tempat, dan juga dengan di selenggarakannya Konvensi Origami Indonesia oleh Komunitas Origami Indonesia pada tahun 2015 di Surabaya, 2017 di Bandung dan 2019 di Yogyakarta.

Konvensi Origami Indonesia 2017 © Dini Rahmiati

Di ajang konvensi tersebut bermunculan talenta-talenta baru dan juga sebagai ajang memperkenalkan talenta-talenta lama. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya desainer Indonesia yang mengirimkan karya aslinya untuk disertakan dalam buku konvensi (yang berisi kumpulan cara melipat origami) juga dalam pameran yang diadakan dalam acara konvensi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here