7 Negara Meriahkan Solo International Performing Arts 2018

Pagelaran Solo International Performing Arts atau SIPA kembali hadir tahun ini. Memasuki penyelenggraan yang ke-10, SIPA yang mengusung ‘We Are The World – We Are The Nations’ bakal menghadirkan sebanyak 17 delegasi dari 7 negara.

“Selamat Pagi SIPA! 1 HARI LAGI MENJELANG SIPA 2018 ‘We Are The World, We Are The Nations’. Sudah tidak sabar? Datang dan saksikan! GRATIS!,” tulis akun Instagram @sipafestival seperti dikutip detikHOT, Rabu (5/9). 

Ke-17 delegasi di antaranya adalah Supa Kalulu Music of Zimbabwe and Beyond (Zimbabwe), Capitol University Dance Troupe (Filipina), Stefano Fardeli (Italia), Filastine and Nova (Spanyol), Liene Roebana Dance Company Belanda dan Chinese Touth Goodwill Association (Taiwan). 

 

Sedangkan dari Tanah Air ada Flying Balloons Puppet (Yogyakarta), Gilang Ramadhan (Jakarta) feat Smiet (Palu), Studio Taksu (Solo), Boogie Papeda dan Komunitas Street Pass (Papua), Melati Suryodarmo (Solo), Holobis (Solo), Citra Buranteni Putri (Bandung), Komunitas Seni Jati Swara (Surabaya), SUling Bambu Dasarai Lamaknen, Belu, Atambua (NTT), Diklat Tari Anjungan Jawa Timur, TMII (Jakarta, serta Departemen Pendidikan Tari FPSD UPI (Bandung) dan Park Na Hoon (Korea).

SIPA kali ini berlangsung lebih spesial. Yakni SIPA Goes to Cafe pada 4-5 September dengan kehadiraan Widya Ayu Kusumawardani dan Tutut Tuty. Program berikutnya ada SIPA Goes to Campus yang digelar di Auditorium UNS pada Rabu (5/9) dan menghadirkan Danilla Riyadi.

Puncak acara SIPA akan berlangsung di Benteng Vastenburg selama tiga hadir pada 6-8 September 2018. Setiap tahunnya, SIPA disaksikan lebih dari 10 ribu penonton.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here