7 Balerina Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi Asian Grandprix 2017

Balerina Indonesia saat penampilannya dalam ajang bergengsi dunia, Asian Grandprix 2017

Sebanyak 13 balerina Indonesia berhasil mengharumkan bumi pertiwi dengan masuk final dan 7 di antaranya berhasil menang dan meraih medali terbaik di kategorinya dalam ajang bergengsi dunia, Asian Grandprix 2017.

Atlet Balerina yang mewakili indonesia merupakan perwakilan sekolah balet tertua Marlupi Dance Academy (MDA), yang baru saja mengirimkan 25 balerina ke ajang bergengsi dunia, Asian Grandprix 2017 bulan ini.

Director of Performing Art sekaligus pengajar Marlupi Dance Academy, Claresta Alim, mengatakan selama satu minggu dari 5-12 Agustus 2017, para penari mengikuti kelas dan berkompetisi.

“Dari pagi mereka ada kelas balet, dikasih pengajaran lalu tanding. Satu kategori kompetisi bisa 80 penari yang ikutan dan harus dipilih 14-18 orang,” ujar Tata yang pernah mengenyam pendidikan di The Washington Ballet School dalam keterangan pers yang di terima Kabarrantau.com, Kamis (24/8/2017).

Tata juga menjelaskan ini adalah kali ketiga bagi MDA untuk mengikuti ajang tersebut. “Dengan menangnya 7 penari-penari kami, berarti Indonesia juga baru pertama kalinya,” jelas Tata.

Para penari membawakan variasi balet dari beberapa cerita, di antaranya adalah Silver Fairy, Princes Florine dari cerita Sleeping Beauty, Cupid dari Don Quixote, 3rd Shade fron La Bayadere, dan Le Corsaire.

Di ajang Asian Grandprix, murid-murid MDA yang berhasil meraih emas di kategori pre competitive 1 yaitu Freya Zaviera Narendrasetya, pre competitive 2 yaitu Ilona Jahja dan pre competitive 3 yaitu Rebecca Alexandria Hadibroto.

Serta medali perunggu untuk kategori pre competitive 2 yaitu Alexandria Charlotte Eleanore dan 2 penari memperoleh penghargaan Fonteyn atau ke-4 yaitu Efania Sumanadevi, dan Alya Fathiyyah Zulfa serta penghargaan sansha atau ke-5 yaitu Raissa Septi Azmi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here