3 Kota di Di Indonesia Ini Masuk 10 Destinasi Travel Paling Populer 2017 Versi Skyscanner

Skyscanner merilis tren wisata paling populer menurut penggunanya di Indonesia. Baik destinasi internasional maupun domestik, dan Uniknya 3 Kota di Indonesia masuk diantaranya.

Senior Marketing Manager Skyscanner untuk Indonesia, Yulianto Balawan mengungkapkan, meningkatnya penghasilan orang Indonesia akan mendorongnya untuk bepergian (travel).

“Pelancong Indonesia semakin cerdas. Mereka menginginkan kebebasan dalam mengatur perjalanan mereka. Hal yang selalu dicari adalah promo terbaik dan harga termurah,” ujar Yulianto dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Selasa (14/2).

Dia menerangkan bahwa berdasarkan pola pencarian Skyscanner di 2016, 10 destinasi yang popularitasnya meningkat paling pesat adalah Seoul, Belitung, Solo, Tokyo, Osaka, Penang, Bandung, London, Male, dan Batam.

Yulianto memastikan bahwa Belitung dan Solo merupakan destinasi domestik yang popularitasnya meningkat paling cepat selama 2016 menurut data dari Skyscanner. Tren ini diprediksi akan tetap berlangsung di tahun 2017.

Belitung mengalami peningkatan pencarian travel sebesar 90 persen, sementara Solo mengalami peningkatan sebesar 79 persen. Data ini menunjukkan adanya ketertarikan terhadap pengalaman wisata yang lebih anti mainstream dan gaya hidup lokal yang otentik.

“Kunci utama dari data ini terletak pada perbandingan peningkatan pencarian dan minat pada destinasi di tahun 2015 dan 2016. Data ini menunjukkan seberapa populer sebuah destinasi di tahun lalu, dan bagaimana tren tersebut akan dibawa ke 2017,” papar Yulianto.

Berdasarkan data Skyscanner, pada tahun 2016 Seoul mengalami peningkatan popularitas sangat tinggi, dengan peningkatan minat sebesar 100 persen di kalangan pelancong Indonesia. Tokyo mengalami peningkatan 66 persen, diikuti oleh Osaka dan Penang (Malaysia) dengan peningkatan sebesar 60 persen dalam pencarian destinasi internasional.

“Tren-tren perjalanan internasional seperti ini meningkat berkat persyaratan visa yang semakin dipermudah oleh negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan pada tahun 2016. Perjalanan mengunjungi negara-negara tersebut semakin mudah dan nyaman. Ini akan menjadikan destinasi-destinasi di negara-negara tersebut populer di tahun 2017,” ungkap Yulianto.

Selain itu, Skyscanner tidak hanya melakukan pencarian, namun juga membandingkan semua layanan penerbangan, hotel, dan penyewaan kendaraan yang tersedia dari mitra-mitranya. Hal ini sangat membantu para pelancong Indonesia dalam menemukan opsi terbaik bagi mereka dan melakukan pemesanan langsung dari penyedia jasa.

Menurut Yulianto, Skyscanner juga menawarkan fitur notifikasi harga, yang memungkinkan penggunanya mengatur notifikasi email untuk memantau naik-turunnya harga untuk destinasi yang diinginkan meskipun mereka belum siap memesan.

Dia menyarankan bahwa perusahaan bisa memanfaatkan data perilaku perjalanan masyarakat Indonesia dari Skyscanner. Menurutnya, perusahaan kecil dan menengah di Indonesia dan luar negeri bisa mengambil kesempatan ini untuk mendorong paket wisata dan produk yang berkaitan dengan negara-negara yang sedang populer, seperti Jepang dan Korea Selatan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here